Tabloid OTOMOTIF resmi mengumumkan Toyota Veloz Hybrid sebagai Car of The Year 2026 dalam ajang OTOMOTIF Award yang digelar Kamis (4/6/2026) di Jakarta. Uniknya, pemenangnya bukan dari segmen mobil listrik murni yang lagi gencar dipromosikan, melainkan mobil hybrid 7-seater dengan harga masih di bawah Rp 400 juta.
Penghargaan tahun ke-19 ini menilai 125 mobil, termasuk 52 model baru, dalam periode Maret 2025 sampai Maret 2026. Parameter penilaiannya standar: desain, fitur, teknologi, performa, konsumsi energi, handling, kenyamanan, harga, dan faktor kebaruan. Veloz Hybrid dinilai unggul di hampir semua aspek, terutama efisiensi bahan bakar yang emang jadi pertimbangan utama konsumen Indonesia.
Managing Editor Tabloid OTOMOTIF, Haryadi Hidayat, bilang tema tahun ini adalah Driving Agility, Navigating The Future of Mobility. Intinya soal adaptasi di tengah perubahan yang cepat. Dari yang kami amati, Veloz Hybrid cocok banget sama tema ini: Toyota nggak nunggu infrastruktur EV matang, tapi nawarin solusi elektrifikasi yang langsung bisa dipakai tanpa perlu repot mikirin charging di rumah.
Yang juga menarik, Favorite Car 2026 jatuh ke Wuling Darion PHEV. Dua kategori beda, dua pendekatan elektrifikasi beda, tapi hasilnya sama-sama dari segmen hybrid (full HEV dan PHEV). Buat kami ini sinyal yang cukup kuat: konsumen Indonesia lebih milih elektrifikasi bertahap daripada langsung lompat ke EV murni.
Hybrid vs EV: cerita dari daftar pemenang
Dari 23 kategori mobil di OTOMOTIF Award 2026, cuma 7 yang khusus kendaraan listrik: The Best Light EV (Changan Lumin), Compact EV (Geely EX2), Small EV (MG4 EV), Small SUV EV (JAECOO J5 EV), Medium SUV EV (Chery J6T), Medium MPV EV (Wuling Darion EV), dan High MPV EV (XPENG X9). Sementara kategori utama kaya Low MPV, Medium MPV, Mini SUV, sampai Medium SUV semuanya dimenangkan ICE dan hybrid.
Bukan berarti EV kalah saing. Tapi data penjualan nasional 2025 menunjukkan total pasar turun 7,2%, sementara penjualan hybrid tumbuh signifikan. Toyota sendiri melaporkan kontribusi hybrid terhadap penjualan Veloz sudah cukup besar buat menjadikan model ini garda depan elektrifikasi massal mereka.
Daftar pemenang utama OTOMOTIF Award 2026 kategori mobil
Berikut beberapa kategori kunci berdasarkan laporan dari GridOto dan Kompas Otomotif:
- Car of The Year 2026: Toyota Veloz Hybrid
- Favorite Car: Wuling Darion PHEV
- The Best Low MPV: Toyota Veloz Hybrid
- The Best Medium MPV: Wuling Darion PHEV
- The Best Mini SUV: Daihatsu Rocky
- The Best Small SUV 5-Seater: Honda HR-V
- The Best Medium SUV: Mitsubishi Destinator
- The Best High SUV 5-Seater: Geely Starray EM-i
- The Best Light EV: Changan Lumin
- The Best Small EV: MG4 EV
- The Best Medium SUV EV: Chery J6T
Daftar lengkap ada di situs GridOto dan kanal YouTube Tabloid OTOMOTIF.
Apa artinya Veloz Hybrid sebagai Car of The Year?
Dari yang kami amati, kemenangan Veloz Hybrid bukan cuma soal spesifikasi teknis. Ada tiga hal yang bikin ini layak dibahas lebih dalam.
Pertama, harga. Veloz Hybrid dibanderol mulai Rp 304-312 jutaan, masuk kategori Low MPV yang merupakan segmen terbesar di Indonesia. Di harga segitu, teknologi hybrid nggak lagi jadi barang mahal yang cuma buat segmen premium.
Kedua, efisiensi tanpa kompromi. Di atas kertas, konsumsi bahan bakar Veloz Hybrid ada di kisaran 25-28 km/liter dalam kondisi mixed. Hampir dua kali lipat dari Veloz bensin biasa, tapi tanpa perlu charging. Buat konsumen Indonesia yang 88% SPKLU-nya masih terpusat di Jawa-Bali, ini argumen yang susah ditolak.
Ketiga, positioning. Toyota nggak jual Veloz Hybrid sebagai model khusus atau edisi terbatas. Mereka jual sebagai varian reguler di line-up Veloz, yang artinya service, suku cadang, dan aftersales udah matang. Poin ini sering terlewat pas orang debat EV vs hybrid.
Kami sebelumnya sempat bahas perbandingan mobil hybrid di bawah Rp 500 juta yang mencakup Veloz Hybrid dan kompetitornya. Di situ kelihatan Veloz Hybrid unggul di aspek value for money di segmen hybrid 7-seater.
OTOMOTIF Award 2026 ngasih sinyal yang cukup gamblang: konsumen Indonesia belum siap fully beralih ke EV murni, tapi mereka sangat terbuka sama hybrid yang nawarin efisiensi tanpa ngubah kebiasaan. Veloz Hybrid sebagai Car of The Year 2026 adalah bukti pasar lagi dalam masa transisi, dan Toyota baca momen ini dengan cukup jeli.
Pertanyaan besarnya: apakah brand Jepang lain bisa ngikut, atau brand China bakal take over dengan strategi PHEV yang lebih agresif? Dari data yang kami kumpulkan, persaingan hybrid 2026-2027 bakal jadi salah satu pertarungan paling seru di industri otomotif Indonesia.

