Skip to content
Pemerintah matangkan skema insentif mobil hybrid, ini arah kebijakannyaHonda HR-V Rajai Pasar SUV Ringkas, Varian Hybrid Sumbang 74 Persen PenjualanPenjualan mobil hybrid Indonesia melesat 41,9 persen tanpa insentifAkselerasi BYD di Indonesia, Mengapa City Car Listrik Mampu Menggeser Peta PasarGeliat Pasar Mobil Pikap Indonesia, Tulang Punggung Logistik yang Tembus 89 Ribu UnitMembaca Arah Regulasi TKDN Mobil Listrik dan Peta Industri Komponen LokalJalan Terjal Kredit Mobil Baru, Saat Multifinance Mengetatkan Keran PembiayaanMenakar Kekuatan Ekspor Mobil Buatan Indonesia di Tengah Pergeseran Pasar GlobalPemerintah matangkan skema insentif mobil hybrid, ini arah kebijakannyaHonda HR-V Rajai Pasar SUV Ringkas, Varian Hybrid Sumbang 74 Persen PenjualanPenjualan mobil hybrid Indonesia melesat 41,9 persen tanpa insentifAkselerasi BYD di Indonesia, Mengapa City Car Listrik Mampu Menggeser Peta PasarGeliat Pasar Mobil Pikap Indonesia, Tulang Punggung Logistik yang Tembus 89 Ribu UnitMembaca Arah Regulasi TKDN Mobil Listrik dan Peta Industri Komponen LokalJalan Terjal Kredit Mobil Baru, Saat Multifinance Mengetatkan Keran PembiayaanMenakar Kekuatan Ekspor Mobil Buatan Indonesia di Tengah Pergeseran Pasar Global
EV

iCar V23 resmi meluncur di Indonesia, harga di bawah ekspektasi dan ini strateginya

iCar V23 resmi hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp 389,9 juta. SUV listrik boxy dari Chery Group ini hadir dalam 3 varian dengan jarak tempuh hingga 430 km.

iCar V23 resmi meluncur di Indonesia pada 23 Mei 2026 dengan harga mulai Rp 389,9 juta, angka yang langsung mengejutkan pasar karena jauh di bawah prediksi awal yang menyebutkan mobil ini bakal dipasarkan di kisaran Rp 500 jutaan. Kehadiran SUV listrik bergaya boxy dari sub-brand Chery Group ini menjadi babak baru dalam persaingan segmen kendaraan listrik Indonesia, terutama bagi konsumen yang mencari mobil dengan karakter adventure tapi tetap terjangkau.

Mobil ini hadir dalam tiga varian: X RWD, Y RWD, dan Z iWD. Varian X dan Y menggunakan sistem Rear Wheel Drive dengan baterai LFP 59,93 kWh dan jarak tempuh 360 km (NEDC), sementara varian Z dibekali Intelligent Wheel Drive (iWD) dengan baterai NMC 81,76 kWh yang mampu menempuh hingga 430 km. Dengan rentang harga yang kompetitif, iCar V23 langsung menjadi opsi menarik di segmen SUV listrik yang sebelumnya hanya diisi oleh pemain dengan harga premium.Seperti dilaporkan Kompas.com, Presiden Direktur Chery Group Indonesia Zeng Shuo menegaskan bahwa iCar V23 tidak akan mengganggu segmen Chery J6 meskipun keduanya sama-sama SUV listrik boxy.

Strategi harga yang mengubah peta persaingan

Yang membuat iCar V23 menarik bukan hanya desain retro-modernnya, tapi juga strategi penetrasi harga yang agresif. Dengan banderol mulai Rp 389,9 juta, mobil ini langsung membuka ceruk pasar baru yang sebelumnya belum tersentuh. Selama ini, SUV listrik dengan aura off-road dan desain ikonik identik dengan harga premium. Chery J6 misalnya, yang juga satu grup, dijual di kisaran Rp 560 jutaan untuk varian RWD.

Strategi varian yang disusun iCar juga cukup cerdas. Tipe X diposisikan sebagai varian basic untuk mobilitas harian tanpa ADAS maupun kamera 540 derajat. Tipe Y menawarkan fitur lebih lengkap. Sementara tipe Z iWD menjadi varian tertinggi dengan kemampuan traksi optimal untuk aktivitas outdoor. Dengan pendekatan ini, iCar tidak sekadar menjual desain, tetapi juga memperluas target konsumen dari pengguna perkotaan hingga petualang jalanan. Dikutip dari DetikOto, pelanggan iCar V23 juga mendapatkan garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, garansi kendaraan 6 tahun atau 150.000 km, serta layanan servis berkala gratis 5 tahun atau 75.000 km.

Dimensi, spesifikasi, dan fitur unggulan

Dari segi dimensi, iCar V23 memiliki panjang 4.220 mm, lebar 1.915 mm, tinggi 1.845 mm, dan wheelbase 2.735 mm dengan pelek 21 inci. Ground clearance 210 mm menjadi salah satu yang tertinggi di segmen EV, dengan kemampuan water wading hingga 600 mm. Mobil ini juga dilengkapi lebih dari 20 modular plug-and-play interface yang memungkinkan pemilik menambahkan aksesori sesuai gaya hidup masing-masing.

Salah satu nilai jual utama iCar V23 adalah pendekatan personalisasinya. Konsep “toy car” membuat mobil ini bisa dimodifikasi dengan mudah, mulai dari body kit, audio upgrade, hingga berbagai aksesori tambahan. Di segmen yang sama, pendekatan seperti ini belum banyak dilakukan kompetitor. Penggunaan physical button untuk fungsi-fungsi penting juga menjadi poin plus di era layar sentuh serba digital.

Implikasi untuk pasar EV Indonesia

Kehadiran iCar V23 menjadi sinyal bahwa persaingan EV Indonesia tidak lagi hanya soal jarak tempuh dan harga baterai. Desain, karakter, dan identitas merek mulai menjadi faktor pembeda yang signifikan. Dengan harga di bawah Rp 400 juta untuk SUV listrik yang punya karakter kuat, iCar V23 berpotensi mengubah ekspektasi konsumen tentang seberapa mahal seharusnya sebuah EV bergaya adventure.

Kami sebelumnya sudah membahas bagaimana persaingan SUV listrik di Indonesia semakin memanas di artikel tentang komparasi iCar V23 vs Chery J6 dan bagaimana insentif EV yang berakhir justru mendorong lebih banyak investasi pabrik lokal. iCar V23 yang dirakit secara CKD di Indonesia menjadi bukti bahwa strategi produksi lokal memang efektif menekan harga jual.

Kesimpulan

iCar V23 bukan sekadar SUV listrik baru di Indonesia. Mobil ini membawa pendekatan berbeda: desain boxy retro-modern yang playful, harga yang agresif, dan filosofi personalisasi yang jarang ditemui di segmen ini. Pertanyaannya sekarang, apakah konsumen Indonesia siap menerima SUV listrik yang lebih dari sekadar kendaraan, tapi juga sebagai kanvas ekspresi gaya hidup? Dari respons positif yang diterima sejak IIMS 2026 dan ribuan sesi test drive, sepertinya jawabannya adalah iya.

Editor-in-chief Bros & Roads. Nulis dari jalanan, bukan dari kursi kantor.