Skip to content
Pemerintah matangkan skema insentif mobil hybrid, ini arah kebijakannyaHonda HR-V Rajai Pasar SUV Ringkas, Varian Hybrid Sumbang 74 Persen PenjualanPenjualan mobil hybrid Indonesia melesat 41,9 persen tanpa insentifAkselerasi BYD di Indonesia, Mengapa City Car Listrik Mampu Menggeser Peta PasarGeliat Pasar Mobil Pikap Indonesia, Tulang Punggung Logistik yang Tembus 89 Ribu UnitMembaca Arah Regulasi TKDN Mobil Listrik dan Peta Industri Komponen LokalJalan Terjal Kredit Mobil Baru, Saat Multifinance Mengetatkan Keran PembiayaanMenakar Kekuatan Ekspor Mobil Buatan Indonesia di Tengah Pergeseran Pasar GlobalPemerintah matangkan skema insentif mobil hybrid, ini arah kebijakannyaHonda HR-V Rajai Pasar SUV Ringkas, Varian Hybrid Sumbang 74 Persen PenjualanPenjualan mobil hybrid Indonesia melesat 41,9 persen tanpa insentifAkselerasi BYD di Indonesia, Mengapa City Car Listrik Mampu Menggeser Peta PasarGeliat Pasar Mobil Pikap Indonesia, Tulang Punggung Logistik yang Tembus 89 Ribu UnitMembaca Arah Regulasi TKDN Mobil Listrik dan Peta Industri Komponen LokalJalan Terjal Kredit Mobil Baru, Saat Multifinance Mengetatkan Keran PembiayaanMenakar Kekuatan Ekspor Mobil Buatan Indonesia di Tengah Pergeseran Pasar Global
EV

BYD Atto 3 Advanced Plus: Rp 25 juta lebih mahal, apa yang kamu dapat?

BYD Atto 3 Advanced Plus hadir seharga Rp 415 juta di IIMS 2026. Apa bedanya dengan varian Advanced, dan apakah selisih Rp 25 jutanya sepadan?

BYD diam-diam menambahkan satu nama baru ke lineup Atto 3 di ajang IIMS 2026: BYD Atto 3 Advanced Plus, dibanderol Rp 415 juta. Bukan model baru, bukan facelift, tapi varian di tengah yang mengisi celah antara Atto 3 Advanced (Rp 390 juta) dan Superior (Rp 520 juta). Pertanyaan yang wajar langsung muncul: apa yang kamu dapat dari Rp 25 juta tambahan itu, dan apakah selisihnya worth it?

Apa yang berubah di BYD Atto 3 Advanced Plus

Secara tampilan luar, perbedaan paling mudah dikenali adalah pelek yang naik dari 17 inci ke 18 inci dengan ban 235/50 R18. Detail kecil, tapi secara proporsi terlihat lebih sepadan dengan dimensi bodi Atto 3. Selain itu, Advanced Plus mendapatkan panoramic sunroof, roof rail, dan power back door yang tidak tersedia di varian Advanced biasa.

Fitur yang lebih substantif ada di sisi keselamatan aktif. Advanced Plus dilengkapi Adaptive Cruise Control dengan fungsi Stop & Go, Lane Keeping Assist, Lane Departure Warning, hingga Rear Cross Traffic Brake. Pada varian Advanced, paket ADAS seperti ini tidak hadir secara penuh. Ini perbedaan yang terasa nyata di penggunaan sehari-hari di jalan tol atau kemacetan panjang.

Di dalam kabin, ada tambahan wireless phone charging dan PM2.5 air filter, yang relevan untuk pengemudi di kota besar dengan kualitas udara yang tidak selalu baik. Head unit 15,6 inci tetap hadir seperti di semua varian Atto 3.

Soal baterai dan jarak tempuh

BYD mengklaim jarak tempuh Advanced Plus mencapai 410 km dengan baterai 49,92 kWh. Angka ini berdasarkan standar pengujian NEDC yang dikenal lebih optimistis dibanding kondisi jalan nyata. Dalam pemakaian aktual, terutama di kondisi lalu lintas perkotaan yang padat dan dengan AC aktif, angka real-world yang lebih realistis biasanya berada di kisaran 280-320 km. Untuk penggunaan harian di dalam kota, range ini cukup tanpa perlu cas setiap hari, tapi perlu diperhitungkan lebih matang untuk perjalanan antarkota.

Sebagai konteks, harga sejumlah EV di Indonesia naik sejak Maret 2026, sehingga posisi Rp 415 juta untuk Advanced Plus ini menjadi lebih menarik dibanding beberapa bulan lalu saat gap harga dengan kompetitor lebih tipis.

Apakah Rp 25 juta itu worth it?

Kalau kamu sudah ada di treshold budget Rp 390-415 juta dan sedang memilih antara Advanced dan Advanced Plus, jawabannya cukup jelas: iya. Selisih Rp 25 juta membawa ADAS yang lebih lengkap, pelek lebih besar, dan sejumlah fitur kenyamanan yang tidak trivial. Di segmen EV Indonesia, paket seperti ini di harga Rp 415 juta masih kompetitif.

Yang lebih menarik untuk dipikirkan adalah posisi BYD Atto 3 Advanced Plus terhadap varian tertinggi, Superior, yang dihargai Rp 520 juta. Gap Rp 105 juta ke atas membawa baterai yang lebih besar (Extended Range) dengan klaim jarak tempuh signifikan lebih jauh. Kalau kekhawatiran utama kamu adalah range, Superior adalah pilihan yang logis meski harganya lebih berat.

Satu pertimbangan lain: BYD Atto 3 bukan satu-satunya opsi di ekosistem BYD sendiri. BYD Atto 1 yang hadir di kisaran Rp 299-329 juta menyasar kebutuhan mobilitas yang lebih urban dan praktis. Kalau kebutuhan kamu lebih ke daily commute dan bukan family SUV, Atto 1 patut masuk perbandingan sebelum memutuskan.

Posisi Atto 3 Advanced Plus di pasar

Dari yang kami amati berdasarkan data peluncuran di IIMS 2026, kehadiran BYD Atto 3  Advanced Plus adalah langkah BYD untuk mengisi ceruk konsumen yang ingin lebih dari varian dasar tapi tidak siap membayar Rp 520 juta untuk Superior. Strategi tiering seperti ini lazim di industri otomotif, dan untuk BYD yang sedang membangun basis pelanggan di Indonesia, ini cara yang masuk akal untuk memperluas jangkauan tanpa meluncurkan model baru.

Yang perlu diperhatikan calon pembeli adalah pastikan kamu memahami kondisi home charging di tempat tinggalmu sebelum berkomitmen ke EV apapun. Panduan home charging untuk pemilik EV baru di Indonesia bisa jadi bacaan yang berguna sebelum keputusan final.

Informasi lengkap spesifikasi dan varian Atto 3 tersedia di halaman resmi BYD Indonesia. Detail peluncuran di IIMS 2026 juga dikonfirmasi oleh laporan ANTARA News dari pameran berlangsung.

Editor-in-chief Bros & Roads. Nulis dari jalanan, bukan dari kursi kantor.